Rabu, 26 September 2012

cinta


Detak jantung terus berlantun.
Langkah kaki tetap terpadu.
Dalam lembaran penuh warna kehidupan, angan yang terpendam kan terwujud.
Cita-cita yang tinggi kan tergapai, dengan usaha serta keriangan dan kesungguhan.
Itulah arti dari mencintai diri sendiri.

Jika kita mencintai seseorang,
kita akan senantiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Tuhan memberikan kita dua buah kaki untuk berjalan,
dua tangan untuk memegang,
dua telinga untuk mendengar,
dan dua mata untuk melihat.

Tetapi,
mengapa Tuhan hanya meng anugerahkan sekeping hati kepada kita ?
Karena Tuhan telah memberikan sekeping hati lagi pada seseorang
untuk kita mencarinya. Itulah cinta.

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal, jika kita masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah, jika kita masih merasa sanggup.
Jangan sesekali mengatakan kita tidak mencintainya lagi,
jika kita masih tidak dapat melupakan.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan,
walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya,
walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai,
walaupun mereka telah disakiti sebelumnya.
Dan kepada mereka yang mempunyai keberanian
dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan.

Jangan sampai kita menyimpan kata-kata cinta,
kepada orang yang tersayang,
hingga dia meninggal dunia
dan akhirnya kita terpaksa
mencatat kata-kata cinta di tubuh pada pusarannya.

Sebaiknya ucapkanlah kata-kata cinta yang tersimpan di hati kita,
sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin, Tuhan menginginkan kita bertemu dan
bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat.

Kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia tersebut.
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis,
debu menjadi emas,
keruh menjadi bening,
sakit menjadi sembuh,
penjara menjadi telaga,
derita menjadi nikmat,
dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan,
mencintai seseorang yang tidak mencintai kita.
Tetapi, lebih menyakitkan adalah
mecintai seseorang dan kita tidak pernah memiliki keberanian
untuk menyatakan cinta itu padanya.

Seandainya kita ingin mencintai
atau memiliki hati seseorang,
ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah.
Kadang kala kita mencium harum mawar tersebut,
tetapi adakalanya kita merasakan bisa duri mawar itu menusuk jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah
ketika kita bertemu seseorang yang sangat berarti bagi kita,
hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya
menjadi tidak berarti
dan kita harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati,
sehingga kita kehilangannya.
Pada saat itu tiada guna penyesalan,
karena perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang,
dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi.
Sekiranya kita benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta.
Karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit,
orang gemuk menjadi kurus,
orang normal menjadi gila,
orang kaya menjadi miskin,
raja menjadi budak,
jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu.

Kemungkinan apa yang kita sayangi atau cintai
tersimpan keburukan didalamnya
dan kemungkinan apa yang kita benci tersimpan kebaikan didalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil.
Cinta kepada perempuan artinya alam.
Cinta kepada diri sendiri artinya bijak sana.
Cinta kepada mati artinya hidup.
Dan cinta kepada Tuhan artinya takwa.

Lemparkanlah seseorang yang berbahagia dalam bercinta kedalam laut,
pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkanlah pula seorang yang gagal dalam bercinta kedalam segudang roti,
pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kita dapat berbicara
dalam semua bahasa manusia dan alam,
tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih,
dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung
atau sekedar caman yang bergemerincing.

Cinta adalah keabadian
dan kenangan adalah hal yang terindah
dalam cinta yang pernah dimiliki.

Siapapun pandai menghayati cinta,
tapi tak seorang pun pandai menilai cinta,
karena cinta bukanlah sesuatu abjad yang bisa didapat oleh kasat mata.

Sebaliknya,
cinta hanya dapat dirasakan oleh hati dan perasaan.
Cinta mampu melunakkan besi,
menghancurkan batu,
membangkitkan yang mati,
dan meniupkan kehidupan padanya,
serta membuat budak menjadi pemimpin.
Itulah dasar mencinta.

Cinta sebenarnya adalah
membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri.
Dan tidak merubahnya seperti gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri kita sendiri
yang kita temukan dari dalam dirinya.

Kita tidak akan pernah tahu bila kita akan jatuh cinta.
Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu
dan jangan biarkan dia pergi
dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata yang murah dan lumrah,
tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci
jika manusia dapat melihat dan menilai kesuciannya.

Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah.
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan,
lebih baik cinta itu tak pernah ada,
karena cinta sesuatu yang membawa keindahan dan kebahagiaan didalamnya.

Cinta itu seperti kupu-kupu,
tambah dikejar tambah lari.
Tapi kalau dibiarkan terbang,
dia akan datang disaat kita tidak mengharapkannya.

Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih,
tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya,
jadi janganlah terburu-buru dan pilih yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang sempurna bagi seseorang,
tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantu menjadi dirimu sendiri.

Jangan pernah bilang "i love you",
kalau kita tidak pernah perduli.
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada.
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang,
kalau hal itu untuk menghancurkan hatinya.
Jangan pernah menatap matanya,
kalau semua yang dilakukan, kita hanya untuk berbohong.

Hal paling kejam yang seseorang lakukan pada orang lain adalah
membiarkannya jatuh cinta,
sementara kita tidak berniat untuk menangkapnya.

Cinta bukan, “ini salah kamu” ,
tapi “maafkan aku”.
Cinta bukan, “kamu dimana sih?”,
tapi “aku disini”.
Cinta bukan, “gimana sih kamu?”,
tapi “aku ngerti kok”.
Cinta bukan, “coba kamu nggak kaya gini?”,
tapi “aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.

Kompatibilitas yang paling benar,
bukan diukur berdasarkan berapa lama kita sudah bersama,
maupun berapa sering kita bersama.

Tapi apakah selama kita bersama,
kita selalu mengisi satu sama lain,
dan saling membuat hidup yang berkualitas.

Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kita inginkan
dan menyayat sedalam yang kita ijinkan.

Yang berat bukan bagaimana cara menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu.
Tapi bagaimana cara belajar darinya.

Cara jatuh cinta, jatuh,
tapi jangan terduyung-duyung.
Konsisten tapi jangan memaksa.
Berbagi dan jangan bersikap tidak adil.
Mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut,
sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.

Memang, sakit melihat orang yang kita cintai sedang berbahagia dengan orang lain.
Tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kita cintai itu
tidak berbahagia bersama kita.

Cinta akan menyakitkan ketika kita berpisah dengan seseorang,
lebih menyakitkan apabila kita dilupakan oleh kekasih.

Tapi, cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila
seseorang yang kita sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kita rasakan.

Yang paling menyedihkan dalam hidup ini adalah
menemukan seseorang dan jatuh cinta,
hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kita.
Dan kita sudah menghabiskan waktu yang banyak
untuk orang yang tidak pernah menghargainya.

Kalau dia berkata tidak,
maka ia tidak akan pernah berkata iya,
setahun lagi ataupun sepuluh tahun lagi.
Biarkan dia pergi.

Cinta adalah semangat.
Cinta adalah kepercayaan.
Cinta adalah energi yang tidak bisa dimusnahkan.
Ia hanya bisa berubah bentuk.

Cinta memang tak harus memiliki,
karena mencintai berarti
memberi tak pernah meminta.

thank you for the memories..
"THE END"

#lingel

Sabtu, 22 September 2012

cinta itu tak terlihat


kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?,
ketika kita menangis?,
dan ketika kita membayangkkan?
itu karena hal terindah di dunia ini
TIDAK TERLIHAT.

ketika kita menemukan seseorang
yang keunikannya sejalan dengan kita.
kita bergabung dengannya dan jatuh
kedalam suatu keanehan serupa
yang dinamakan
"CINTA".

ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan.
orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan.
tapi ingatlah,
melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan awal sebuah kehidupan yang baru.

kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari,
dan mereka yang telah mencoba.

karena MEREKALAH
yang bisa menghargai betapa pentingnya
orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

cinta yang AGUNG adalah
ketika kita meneteskan air mata
dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak mempedulikan kita
dan kita masih menunggunya dengan setia.

adalah
ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kita masih bisa tersenyum sembari berkata,
"Aku turut berbahagia untukmu".

apabila cinta tak berhasil,
BEBASKANLAH dirimu,
biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi.

ingatlah, bahwa kita mungkin menemukan cinta
dan kehilangannya.
tetapi ketika cinta itu mati,
kita tidak perlu mati bersamanya.


#lingel

#kahlilgibran

Jumat, 21 September 2012

cerita cinta


Tersenyumlah saat kau mengingatku,
karena saat itu, aku saaaangat merindukanmu.
dan menangislah saat kau merindukanku, karena saat itu,
aku tak berada disampingmu. tetapi, pejamkanlah mata indahmu itu,
karena saat itu, aku akan terasa ada didekatmu, karena aku, telah berada
dihatimu untuk selamanya. Tak ada yang tersisa lagi untukku, selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu. Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta, mata indah yang dahulu adalah milikku,  kini semuanya terasa jauh meninggalkanku.
Kehidupan terasa kosong tanpa
keindahanmu.
hati,
cinta,
dan rinduku
adalah milikmu.

Cintamu takkan pernah membebaskanku,
bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain ?
disaat sayap-sayapku telah patah karenamu.
cintamu akan tetap tinggal bersamaku,
hingga akhir hayatku dan
setelah kematian,
hingga tangan
Tuhan akan..
menyatukan
kita lagi.

Betapa pun hati telah terpikat
pada sosok terang dalam kegelapan,
yang tengah menghidupkan sinar redupku,
namun tak dapat menyinari, dan menghangatkan
perasaanku yang sesungguhnya.

Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu.
karena mereka, tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku.
kau takkan pernah terganti, bagai pecahan logam,
mengekalkan,
kesunyian,
kesendirian,
dan kesedihanku.
kini aku telah kehilanganmu...


#lingel

Kamis, 20 September 2012

aku ingin mencintaimu dengan sederhana

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
seperti korek dan api yang menjadikannya hangat,
seperti dingin dengan air yang menjadikannya salju,
seperti gembira dengan bibir yang menjadikannya senyum,
seperti huruf dengan makna yang menjadikannya kata,
seperti khusyuk dengan kata yang menjadikannya doa,
dan seperti dirimu dan diriku
yang menjadikannya satu.

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
tanpa harus dengan kendaraan yang mewah.
cukuplah dengan langkah yang senantiasa
diiringi dengan sebutan asma-Nya.

aku ingin mencitaimu dengan sederhana,
tanpa harus rumah yang megah,
cukup dengan rumah sederhana yang didalamnya
senantiasa terdengar lantunan ayat-ayat suci-Nya.

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
tanpa harus dengan harta yang bergelimang.
cukuplah dengan kasih sayang dan perhatian
yang senantiasa terkenang dan terbina dengan indah.

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
tanpa harus dengan kedudukan dan jabatan yang ternama.
tanpa harus dengan tahta yang luar biasa.

yaaa..

aku ingin mencitaimu dengan sederhana,
tanpa perhiasan dunia yang hanya sesaat
dan dapat hilang dengan waktu dunia.

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
tanpa kendaraan dunia yang bisa melupakan kita
pada Sang Rabb, tercinta.

#lingel

Bintangku

Kau bagaikan bintang
yang begitu indah di langit.
Kau pancarkan
sinar cintamu yang begitu terang.
Kau buat aku terpana akan bentukmu
yang sangat menawan.
Ingin kugapai cintamu dan ku simpan dalam hatiku.

Tapi sulit aku lakukan, karena engkau jauh tinggi di langit.
Aku bagaikan pungguk yang merindukan bulan.
Mungkin benar kata pepatah.
Bahwa cinta tak selamanya memiliki.
Biarlah cukup ku kagumi dirimu.
Walau aku tahu sulitnya memiliki dirimu.

#lingel

Maafkan Aku

Maafkan aku, Tuhan.

Mata yang seharusnya melihat,
masih dapat terpejam sesaat.
Tangan yang seharusnya menggenggam,
sedetik lemah tanpa berdaya.

Kaki yang seharusnya dapat berpijak,
mulai merapuh untuk bertahan.
Tubuh yang seharusnya terbangun,
membujur kaku sebagian batu.

Maafkan aku Tuhan ku,
segalanya mungkin telah terjadi.

Maafkan aku Tuhan ku.

Apalah arti waktu.
Makin berlalu, dapat ku tangisi

Kepergiannya
hanya membuatku melupakan hadir Mu yang sesungguhnya,
dan menyelesai hidup untuk selamanya.

#lingel

Rabu, 19 September 2012

Pesona Kecantikan Bathin Wanita Muslimah



Malu karena Allah SWT adalah perona pipinya.
Penghias rambutnya adalah jilbab yang terulur sampai dadanya.
Dzikir yang senantiasa membasahi bibir adalah lipstiknya
Kaca matanya adalah penglihatan yang terhindar dari maksiat.

Air Wudhu adalah bedaknya untuk cahaya di akhirat.
Kaki indahnya selalu menghadiri majelis ilmu.
Tangannya selalu berbuat baik kepada sesama.
Pendengarannya yang ma'ruf adalah anting muslimah.

Cincinnya adalah kesucian.
Gelangnya adalah tawadhu.
Kalungnya adalah keikhlasan.
Itulah kecantikan dia, wanita muslimah.
#lingel

Sabtu, 11 Februari 2012

Kami dan Alam

Kami selalu belajar bagaimana arti dari sebuah kehidupan...

tentang kepercayaan..
tentang kebersamaan..
tentang kemandirian..
tentang perjuangan..
tentang pengorbanan..
tentang kepedulian..
tentang angan-angan..
tentang keyakinan..
tentang keteguhan..
tentang keceriaan..
tentang keheningan..
tentang kenikmatan..
tentang kebebasan..
tentang kebahagiaan..
tentang harapan..
tentang persaudaraan..
tentang keindahan..
dan tentang hatiku dengan alam...

Semua potret ini kami ambil di Gunung Cikuray Garut Jawa Barat. July 2011..

Selasa, 22 November 2011

faithful to the promise


Sebuah penantian panjang cinta sejati
yang tak sanggup diungkapkan dengan untaian kata
ataupun melalui sebentuk langit biru
atau sesegarnya udara pagi
Jika penantian yang diuji dari kesendirian
kumohon kali ini Yaa Rabb jangan uji hamba Mu ini
penantian dari bukti cinta yang kuinginkan
cinta sejati yang ingin ku rasakan
Ada bayangnya dalam penantian panjangku
ada nama yang selalu terukir direlung hatiku
seutas wajah yang selalu terngiang dalam ingatanku
meski ku tak tahu
entah kapan mampu untuk bertemu dan bertegur sapa padanya
Penantian ini setia ku ukir
mengunggumu ku takkan merasa sia-sia
jika penantianku adalah kesetiaanmu
biarkan syair ini menjadi penantianku !

Sabtu, 19 November 2011

waiting for a true love



Cinta itu seperti apa?

Apakah benar tersusun rapih dan terjelaskan seperti tiap-tiap rumus dalam ilmu pasti?

Ataukah penuh dengan kemungkinan tak terduga seperti ilmu keuangan?

Atau jelas terpatri dalam tiap pikiran orang layaknya butir-butir pasal dalam suatu akidah?

Atau mungkin tetap tak bergoyang turun temurun dari awal manusia sebelum kita seperti seonggok sejarah lawas yang penuh dengan ketiadaan pasti di tiap detail alurnya?

Tetap sulit dijelaskan, karena cinta itu mengalir tak tentu arah datangnya. Maka tunggulah dan biarkan cinta datang kepadamu, merasuk dalam tiap-tiap tulang dan mengalir dalam darahmu, biarkan dia menyelami pikiran, jiwa dan hatimu. Walaupun keberadaannya kadang menyakitimu namun biarkan dia menjelaskan makna dari dirinya, karena sungguh dalam penciptaanNya CINTA adalah kebahagian murni.

Mereka yang tak menyukai cinta menyebutnya tanggung jawab. Mereka yang bermain cinta menyebutnya permainan. Mereka yang telah dibutakan oleh sakitnya cinta menyebutnya omong-kosong. Mereka yang tak memilikinya menyebutnya impian. Dan mereka yang tak percaya dengan cinta menyebutnya kepalsuan. Namun mereka yang mencintai menyebutnya takdir.

Dalam kuasaNya Tuhan tahu apa Yang Terbaik. Dia akan menimpakan kesusahan tuk menguji diri kita. Terkadang Ia pun melukai hati supaya hikmat-Nya dapat tertanam dalam diri. Jika saatnnya kita kehilangan cinta, pastilah ada alasan terbaik dibaliknya.

Alasannya yang kadang sulit kita pahami dan kita mengerti. Namun dalam penuh tanda tanya itu tetaplah kita percaya bahwa saat Dia mengambil sesuatu, Dia telah siap memberi kita yang lebih baik.

Namun dalam kesendirian itu kita tetap harus dengan sabar menunggu.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa bukan? dan harus dalam ketenangan hati. Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono dan ceroboh. Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cinta maka pahamilah. Jika kita ingin berlari maka belajarlah berjalan dahulu. Jika kita ingin berenang maka belajarlah mengapung dahulu. Seperti layaknya kita mengharap sesuatu makan lakukan hal tuk meraihnya. Sama seperti cinta, jika kita ingin dicintai maka belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik mengunggu orang yang kita harapkan ketimbang memilih apa yang ada sekarang.

Dan tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai daripada memuaskan diri dengan apa yang ada.

Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, karena hidup ini terlampau singkat tuk dilewatkan bersama pilihan yang salah.

Karena sebenarnya menunggu memiliki tujuan yang misterius.

Perlu kita ketahui bunga tak mekar dalam waktu semalam.
Kemerdekaan tak direngkuh dalam sekejap mata.
Kehidupan dirajut dalam sembilan bulan.
Dan cinta yang agung terus tumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah memerlukan waktu yang lama dan penantian kita takkan pernah sia-sia.

Walaupun menunggu memerlukan banyak hal, iman, keberanian, pengharapan dan penuh dengan kesabaran, namun penantian selalu menjanjikan hal-hal yang tak dapat seorangpun bayangkan.
Dan pada akhirnya Tuhan meminta kita menunggu karena alasan yang penting.

Kamis, 17 November 2011

see, hear, feel, and die slowly


“Aku malam dan dia pelangi. Aku gelap, dia terang. Aku dingin, dia hangat. Aku terlena, dia mempesona. Aku diam, dia bisu.
Aku tanda tanya, dia jawabnya.”
Aku adalah malam
Dalam gelap aku ada, dalam gelap aku tampak,
Dan jadilah kau Pelangi. karena gelap kau ada,
Karena gelap kau indah
Aku hanyalah malam dan engkau hanyalah pelangi
Saat gelap kita berbagi
Saat gelap kita abadi

64 ? ya sudah 64 hari. Apa yang kurindukan saat ini? Menangis di sudut bibirmu. Lalu, membiarkan diriku meratapi kebahagiaan yang hanya kau rasa, saat atau tidak bersamamu lagi. Hari ini, detik ini, dan mungkin sampai nanti. Sejauh kakiku melangkah, tak surut jejakku menanti sang Penyatuan perasaan dari keterpisahan jarak juga kenyataan itu datang padaku. Aku hanya bisa memerdekakan diriku sejenak, lalu kembali bertekuk lutut di hatimu, lagi, dan lagi, satu-satunya. Entah dimana, dan kapan masanya. Hanya itu, kuasaku sepertinya.

Dia. Sebut saja dia Pelangi. Beraneka warna, dingin, dan amat mempesona. Aku mencintainya lebih dari cinta Romeo yang menjadikannya tersakiti lalu mati. Aku menggilainya lebih dari gilanya pasien rumah sakit jiwa yang dirantai dan didera. Ini memang gila, ini memang di luar logika, tapi aku suka.

Pelangi, Sudah lama aku sangat menyayangi dan mencintaimu. Entah karena apa, itu pun belum bisa terjawab oleh ku. Yang kurasakan dari dulu hingga sekarang ini hanya berdasarkan dari hati ku saja. Aku tak mengerti mengapa ini bisa terjadi padaku. Aku merasa seperti seseorang yang sedang berjalan sendiri menuju tempat yang ku tak tahu dimana tempat itu berada. Bodoh memang, tapi itu yang kurasa.

Dengarlah wahai Pelangi, walaupun berkali-kali kamu mencoba untuk mematikan apa yang kurasa. Perasaan ini semakin bergejolak untuk tetap berdiri kukuh dan berpegang pada keyakinan diri ini. Entah dimana, entah kapan masanya, cinta itu memanggilku lagi? Jika itu yang terjadi, semoga kamu lah tujuanku berlari untuk yang terakhir dalam hidupku.

Harapanku padamu sangatlah begitu besar wahai Pelangi.

Jika aku boleh memilih, aku membutuhkan rindu sebagai kata-kata yang ingin kudengar dari bibirmu, setiap hari. Seperti malam yang terlukiskan bintang. Seperti mimpiku yang selalu ku hias dengan warnamu, warna Pelangi.

Ini tulisanku yang pertama untuk-Mu Tuhan. Terimakasih Tuhan Engkau telah menciptakan Pelangi, sesosok makhluk yang terindah yang sempat mengindahkan hari-hariku. Terimakasih Tuhan Engkau telah memberikanku kesempatan untuk bertatap muka dan berbincang kata dengan Pelangi. Terimakasih Tuhan atas umur dan waktu yang Pelangi berikan padaku, walau sebentar tapi sangatlah lama kurasa. Kini, aku bisa melihat pesona keindahannya, mendengar suara merdunya, dan merasakan peluk dingin dan hangatnya Pelangi, di dalam bayangan dan ingatanku.

Dan, Pelangi. Bagaimana dengan dia? Aku bisa terus memperhatikannya dari sini, dari tempat yang sangat ku suka. Karena sejujurnya, aku tak berhenti mencintainya, aku hanya berhenti menunjukkannya.


Pelangi
Walau aku dan kamu tak bisa saling bersentuhan,
tapi aku masih bisa mencintaimu dari sini, masih bisa melihat pesona keindahanmu,
masih bisa mendengar suara merdumu, dan masih bisa merasakan peluk dingin dan hangatmu, dengan jarak dan tempat yang mungkin tak kau ketahui.

Rabu, 26 Oktober 2011

Aku Mereka dan Alam

Mereka dan aku selalu belajar bagaimana arti dari sebuah kehidupan...

tentang keindahan..
tentang kebebasan..
tentang perjuangan..
tentang pengorbanan..
tentang kepedulian..
tentang keyakinan..
tentang keteguhan..
tentang kepercayaan..
tentang keheningan..
tentang kemandirian
tentang kebersamaan
tentang harapan serta doa..
tentang kenikmatan..
tentang persahabatan..
tentang persaudaraan..
tentang cinta..
tentang kasih sayang..
tentang keceriaan..
tentang angan-angan..
tentang kebahagiaan..
tentang keberhasilan
tentang kemenangan..
dan tentang hatiku dengan alam...
Semua potret ini kami ambil di Gunung Gede Oktober 2011